Friday, June 29, 2012

Resensi Novel Breaking Dawn

Breaking Dawn

Judul : Breaking Dawn ( Awal Yang Baru )
Pengarang : Stephenie Meyer
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2009
Jumlah halaman : 864 halaman
Jenis buku : Novel Remaja


Resensi:
Breaking Dawn (Awal Yang Baru) merupakan novel keempat dari lanjutan seri Novel Twilight Saga setelah Twilight, New Moon dan Eclipse. Novel karya Stephine Meyer ini dibagi ke dalam tiga bagian (part), dimana pada bagian pertama dan ketiga merupakan kisah berdasarkan sudut pandang Bella dan bagian kedua merupakan kisah berdasarkan sudut pandang Jacob.
Bagian pertama novel ini menceritakan masa pernikahan Bella (manusia) dengan Edward (vampir). Di bagian ini, impian Bella untuk menikah dengan Edward, vampir tampan yang sangat dicintainya akhirnya terwujud juga. Bella dan Edward menikah di Gereja kecil dengan dihadiri oleh beberapa teman SMAnya dan beberapa teman keluarga Edward yang juga merupakan ‘vampir vegetarian’, yaitu penghisap darah binatang. setelah menikah, Bella berbulan madu di sebuah pulau kecil yang merupakan hadiah pernikahan dari ibu angkat Edward, Esme (vampir). Di pulau yang terletak di negara Brazil ini, Bella dan Edward menghabiskan liburan yang indah dan tanpa disadari Bella, mereka menciptakan ‘keturunan baru’ (makhluk setengah abadi).
Pada bagian kedua, novel ini dikisahkan dari sudut pandang Jacob, ship-selfter yang mampu berubah wujud menjadi srigala. Dari buku pertama, Twilight hingga keempat pada bagian pertama, Jacob sangat mencintai Bella. Ia tidak rela Bella memilih Edward untuk selamanya. di sini, vampir digambarkan sebagai makhluk dingin sekeras batu yang tidak bernyawa, namun hidup. Di akhir bagian ini juga dikisahkan detik-detik Bella melahirkan anaknya dan transformasi ia menjadi seorang vampir yang sangat cantik dan menawan.
Di bagian terakhir ini, Bella dan keluarga barunya, Cullens hidup bahagia bersama Ship-selfter, Jacob dan kawanannya. Di sini, Jacob tidak lagi mencintai Bella, tetapi ia mencintai anak kandung Bella yang masih bayi, Renesmee. Di bagian ketiga ini, kehidupan bahagia keluarga Cullen sedikit terusik dengan kehadiran Irina, vampir muda yang salah paham mengenai Renesmee. Ia mengira keluarga Cullen menciptakan anak abadi yang menjadi larangan bagi para vampir di dunia. Akibat perbuatan Irina, keluarga Cullen terpaksa meminta bantuan para kawanan vampir dan ship-selfter lainnya untuk mengalahkan Volturi, Penguasa vampir yang melarang penciptaan anak abadi. Akhirnya, kesalahpahaman tersebut berakhir. Irina dihukum mati dan keluarga Cullen hidup bahagia.
Kisah dalam novel keempat ini bakal menjadi film yang sangat menarik sepert film-film sebelumnya; Twilight, New Moon, dan Eclipse. Di novel ini digambarkan pula secara terperinci kekuatan-kekuatan para vampire yang menjadi bakat supranatural mereka. Novel Breaking Dawn ini sungguh memberikan inspiratif bagi kalangan remaja mengenai keluarga, pengorbanan, dan kasih sayang.


Kelebihan :
Banyak hal yang menarik yang diceritakan dalam novel ini. Kisah Cinta yang tulus, cinta sejati danromantis. Berbagai karakter tokoh digambarkan dalam novel tersebut. Dimana setiap tokoh masing-masing mempunyai peran dan bakat kelebihan yang unik. Cerita Novel ini saling berkaitan danbagus. Suasana yang digambarkan dalam novel ini jelas, sehingga para pembaca dapat denganmudah berimajinasi melalui cerita yang dikisahkan.

Kekurangan :
Dalam Novel ini tidak diceritakan sudut pandang tokoh Edward..Kesimpulan :
Dalam cerita novel breaking dawn, dapat disimpulkan bahwa mencintai memang membutuhkan sebuahpengorbanan yang tidak punya pilihan untuk dihindari walaupun menyangkut nyawa.


Biografi Penulis :

Stephenie Meyer terlahir dengan nama Stephenie Morgan pada 24 Desember 1973. Meyer adalahseorang penulis dari Amerika.
Meyer mulai melambung menulis novel laris, TWILIGHT pada 2005. Novel ini menjadi populer,bahkan telah diterjemahkan hingga 37 bahasa lain dan telah terjual lebih dari 40 juta copy diseluruh dunia. 
Berkat TWILIGHT, Meyer mendapatkan beberapa penghargaan. Di antaranya dari New York Timessebagai Editor's Choice, Amazon.com sebagai Best Book of The Decade... So Far. 
Novel laris ini akhirnya diadaptasi menjadi sebuah film. Dibintangi oleh Robert Pattinson danKristen Stewart, film yang tidak diproduksi oleh major label Hollywood menjadi film box office.
Melihat kesuksesan buku pertama dari serial vampire ini, Meyer melanjutkan hingga tiga buahbuku lainnya, NEW MOON (2006), ECLIPSE (2007) dan BREAKING DOWN (2008). Hanya butuh waktusatu minggu sejak peluncurannya, buku NEW MOON berhasil berada di nomor 5 chart New York Time Best Seller.
Selain serial laris TWILIGHT, Meyer juga menulis buku lainnya, seperti PROM NIGHTS FROM HELL(2007) serta THE HOST (2008).


Tinjauan Bahasa:
Bahasa yang digunakan dalam novel ini adalah bahasa terjemahan ke bahasa Indonesia.


Saran:
Novel ini begitu menarik sehingga saya ingin terus membaca novel ini hingga selesai. sayangnya novel ini novel terakhir dari seri Twilight Saga jadi tidak akan ada novel sequel atau lanjutan berikutnya. Semoga akan ada novel novel romantis seperti ini lagi.

One response to “Resensi Novel Breaking Dawn”

Raven Grey said...

Buku ini sangat tebal

Leave a Reply